Postingan

BMKG Tanggapi Ramalan Gempa dan Tsunami Besar Jelang Desember

BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi.


Ilustrasi tsunami (Shutterstock)
Suara.com - Beberapa hari terakhir beredar berita terkait isu akan terjadi gempa bumi dan tsunami besar oleh “Babu Kalayil.” Rumor menyebutkan bencana akan melanda negara-negara di wilayah Asia sebelum Desember 2017.
Menanggapi beredarnya informasi di media massa dan media sosial, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menegaskan ramalan tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Ramalan tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah karena cakupan dampak bencana yang disebutkan sangat luas dan sulit diterima dalam konsep ilmu kegempaan (seismologi)," kata Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhamad Sadly melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (8/11/2017).
Sadly menambahkan Indonesia merupakan wilayah yang aktif gempa bumi dan memiliki potensi gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja dan dalam berbagai kekuatan.
BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi.
Hingga saat ini, kata dia, belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempabumi dengan tepat (kapan, dimana dan berapa kekuatannya).
Masyarakat dihimbau agar tidak terpancing isu yang beredar tersebut. Apabila ingin mengetahui lebih jelas terkait gempabumi dan tsunami dapat menghubungi kontak center : 021-6546316 atau website resmi di www.bmkg.go.id.

Terungkap, Ternyata Alien Hidup Di Bawah Laut!

Seperti yang diketahui, bahwa sebagian dari masyarakat dunia memang mempercayai adanya makhluk luar angkasa, apalagi sekarang banyak sekali film yang menggambarkan luar angkasa beserta penduduknya yang bisa menjadi salah satu alasan seseorang untuk mempercayai itu, tanda-tanda kehidupan alien di alam semesta hingga kini memang masih menjadi misteri.


www.merdeka.com

Seperti dilansir liputan6.com (28/10/2017), menurut Alan, mantan ilmuwan NASA , alien justru tidak hidup di luar angkasa, besar kemungkinan jika alien hidup di bawah bumi, atau tepatnya dibawah laut, bahkan hingga sampai di dasar laut dunia. Menurut teori ilmiah, lokasi di bawah laut memanglah dianggap rasional, karena wilayah di dasar laut adalah bagian paling dalam di muka bumi dan diklaim mampu terlindungi dari radiasi luar angkasa.

Makhluk luar angkasa memang sampai saat ini menjadi sebuah misteri, dan bahkan bagi sebagian orang telah mempercayai adanya makhluk asing tersebut tapi juga untuk sebagian orang tidak mempercayai adanya makhluk tersebut, Anyway, pendapat orang memang berbeda-beda dan sepatutnya kita harus menghargai itu.

5 Makhluk Laut Dalam Paling Menakutkan yang Tertangkap Nelayan Rusia!

Tidak banyak yang sadar bahwa di Bumi ini masih banyak makhluk asing, apalagi jika berkaitan dengan makhluk yang bersembunyi di bawah lautan terdalam. Ekosistem laut dalam menjadi tempat makhluk mengerikan ini tinggal. Awalnya keberadaan makhluk laut dalam ini masih menjadi misteri, sampai akhirnya nelayan Rusia yang bernama Roman Pedovsolf memulai perburuan dan berhasil menangkapnya.

Berikut adalah beberapa makhluk paling mengerikan yang hidup di laut dalam yang berhasil ditangkap nelayan, seperti yang telah dilansir dari laman youtube.com/watch?v=VR0mO5EhTk4 (06/11/2017).

1. Stoplight Loosejaw

mashable.com/2016/06/08/bioluminescence-fish-evolutio

abiogenisis.deviantart.com/art/Stoplight-Loosejaw-40690697

Jika Sobat lihat sekilas, ikan ini menyerupai ikan Alien apalagi bentuknya yang terlihat mengerikan itu. Meskipun memiliki ukuran yang kecil, ikan ini memiliki rahang yang kuat dan gigi yang tajam menyerupai sebuah jarum-jarum.

2. Ghost Shark

www.sharkattacknews.org

www.yakangler.com/blogs/staff-blogs/item/1800-creature-feature-the-goblin-shark

Hiu misterius ini memiliki mata yang bersinar dan menyala terang layaknya mata LED. Mata inilah yang membantu predator berbahaya ini menemukan mangsa di dasar laut dalam yang sangat gelap yang tak pernah sekalipun terkenal paparan sinar matahari.

3. Black Scabbardfish

keywordsuggest.org


www.redbubble.com

Bentu mulut dan giginya yang sangat tajam pasti akan mengingatkan kita pada karakter seekor monster. Meskipun memiliki wajah yang menyeramkan, namun ikan ini menjadi salah satu sajian paling lezat di Perancis dan Spanyol. Apakah Sobat ada yang mau mencicipinya?

4. Rattail Fish

www.deepseanews.com/rattail-fish-coryphaenoides-acrolepis-in-monterey-canyon

tvontv.org/deep-sea-fish-nightmares-fisherman-find

Ikan yang satu ini hanya bisa Sobat temukan di lautan dalam Kutub Utara. Ikan ini memiliki bentuk yang terbilang sangat aneh, karena memiliki mata merah dan bibirnya yang besar keluar.

5. Cartilage Fish


citizen6.liputan6.com/read/2151945/12-hewan-laut-dalam-paling-menyeramkan

twitter.com/hashtag/draakvis

Kali ini yang terakhir ada makhluk laut dalam yang berhasil ditangkap oleh nelayan yang memiliki bentuk yang sangat aneh dan terlihat menyeramkan. Jika di dalam laut dalam yang amat gelap ikan ini akan terlihat sekilas seperti batu. Namun dengan sigap ikan ini mampu melahap mangsanya dengan sangat cepat, karena memiliki mulut yang besar. Bahkan diketahui ikan ini mampu menelan mangsanya yang memiliki ukuran lebih besar dari tubuhnya.

Nah bagaiamana menurut Sobat semua, apakah kalian pernah menjumpai ikan laut dalam tersebut? Di atas itu tadi adalah beberapa ikan penghuni laut dalam yang berhasil tertangkap nelayan, seperti yang pernah dilansir oleh Daftar5. Dan tentu saja masih banyak sekali makhluk laut dalam yang belum kita ketahui. Kalau Sobat ada yang tahu makhluk yang lainnya, coba berikan informasi Sobat disini!

Jadi semoga kita bisa melesatrikan ekosistem lautan ya, dan mungkin ada yang berminat memelihara ikan laut dalam di akuarium Sobat?!

Para Ilmuwan Menemukan Exoplanet Baru Di Dekat Bumi Yang Mungkin Memiliki Kehidupan


Para Ilmuwan Menemukan Exoplanet Baru Di Dekat Bumi Yang Mungkin Memiliki Kehidupan

17 November 2017, 7:40 am EST Oleh Allan Adamson Tech Times
Ross 128 b mungkin terletak pada zona layak huni, tempat di mana suhu berada pada kisaran yang tepat untuk memungkinkan air cair untuk menyatu di permukaan planet. Exoplanet ini mengorbit salah satu bintang paling tenang di lingkungan kosmik. ( Pixabay )

Sebuah planet lain kembali  ditemukan di luar Tata Surya dan para ilmuwan sangat antusias karena planet ini berada di tempat yang sempurna untuk menopang kehidupan. Planet ini mungkin berada di zona layak huni, tempat di mana suhu yang tepat untuk memungkinkan air cair untuk menyatu di permukaan planet.

Dunia Sebesar Bumi Dalam Lingkungan Kosmik
Planet yang disebut Ross 128 b adalah planet yang seukuran dengan Bumi yang dapat dianggap sebagai tetangga kosmik planet kita.

Planet ini terletak 11 tahun cahaya jauhnya dari Bumi, yang menjadikannya sebagai planet terdekat kedua dari Bumi dengan kemungkinan dapat dihuni oleh manusia. Planet yang terdekat adalah dunia berbatu Proxima B, yang mengorbit Proxima Centauri, bintang terdekat dengan Tata Surya kita.

Para astronom mengatakan bahwa Ross 128 b adalah salah satu bintang paling tenang di lingkungan kosmis. Planet ini mengorbit di sekitar bintang kerdil merah kecil yang tidak terlalu terang.

Proxima Centauri juga merupakan kurcaci merah seperti bintang induk dari planet induk yang baru ditemukan namun tidak ramah terhadap kehidupan. Ini adalah bintang aktif yang sering menghasilkan suar matahari yang intens dan berenergi tinggi, yang tidak ideal dalam upaya untuk mencari kehidupan alien.

Bintang yang terbakar dapat membombardir planet-planet terdekat dengan radiasi tinggi dan ini bisa mengikis habis lapisan atmosfer yang dapat membuat dunia ini tidak layak dihuni lagi. Kebanyakan bintang kerdil merah terbakar namun bintang induk dari Ross 128 b tampaknya tidak menunjukkan perilaku yang sama.

"Ross 128 b adalah planet kedua terdekat yang dikenal dengan sebutan exo-Bumi, setelah Proxima Centauri b (1,3 parsec), dan planet beriklim sedang terdekat yang diketahui berada di sekitar bintang yang tenang," tulis para peneliti dalam studi mereka, yang dipublikasikan di Astronomi & Astrofisika pada tanggal 8 November.

Satu Setengah Kali Lebih Besar Daripada Bumi
Massa eksoplanet tersebut setara dengan sekitar satu setengah kali dari massa Bumi. Para peneliti mengatakan bahwa index massa yang rendah dari planet induk planet tersebut mengindikasikan kemungkinan bahwa planet tersebut adalah planet berbatu seperti planet rumah kita. Pengukuran juga mengisyaratkan bahwa planet itu sangat dekat dengan bintangnya dan melakukan orbit penuh hanya dalam waktu 10 hari Bumi.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa posisi nya yang berdekatan dengan bintangnya, pada posisi sekitar 20 kali lebih dekat dari jarak antara Bumi dan Matahari. Namun bintang induk dari planet ini 280 kali tak seterang daripada matahari dalam sistem tata surya kita yang mengakibatkan planet Ross 128 b hanya mendapat cahaya sekitar 40 persen lebih banyak daripada cahaya yand diterima oleh Bumi.

Ini berarti planet ini kemungkinan memiliki suhu permukaan yang mirip dengan Bumi. Bergantung pada jumlah cahaya yang terpantul kembali ke angkasa, para peneliti mengatakan bahwa dunia ini mungkin memiliki suhu yang tepat untuk mendukung hadirnya air cair.