Akhirnya! Ilmuan Pecahkan Misteri Segitiga Bermuda



lian setidaknya sudah pernah mendengar mengenai misteri segitiga bermuda yang merupakan suatu wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil persegi (4 juta km persegi) yang membentuk garis/bentuk segitiga yang Bermuda,

Segitiga bermuda ini terbentuk di antara wilayah Kepulauan bermuda, Miami. Selama bertahun-tahun, orang-orang beranggapan mengenai penyebab terjadinya misteri ini ada yang mengaitkan dengan kejadian supranatural.



Kerugian terbesar yang pernah terjadi sudah tercatat yaitu, pada tahun 1945 ketika lima pesawat pengebom torpedo angkatan laut amerika serikat avenger meluncur terbang dari Fort Lauderdale, Florida, untuk bimini pulau dan tak pernah kedengaran setelah panggilan radio dari 14 orang di kapal. Dan juga anehnya, kompas yang mereka pakai berhenti berfungsi. Tiga pesawat yang diluncurkan untuk penyelamatan pun juga menghilang.

Setelah menelan jiwa lebih dari 1000 jiwa hanya dalam satu abad terakhir ini, misteri segitiga bermuda ini akhirnya bisa terpecahkan. Apa penyebab sebenarnya?.



Para ilmuan dan peneliti dari Arctic University of Norway menemukan kawah di lepas pantai Norwegia dengan ciri-ciri lebar 0,8 km dan kedalamannya 45 meter. Kawah itu berkemungkinan besar terjadi karena ledakan metana bawah laut.

Menurut peneliti, kawah dengan lebar setengah mil dan kedalamannya 150 kaki di Laut Barents itu diduga terbentuk karena penumpukan gas metana. Lokasinya diketahui di lepas pantai Norwegia, negara yang dikenal kaya dengan cadangan gas alamnya

“Beberapa kawah raksasa terdapat di dasar laut area barat-tengah, Laut Barent dan kemungkinan hasil dari ledakan-ledakan gas yang sangat besar. Area kawah tersebut tampaknya adalah titik api terbesar dari pelepasan metana di Arktik,” ungkap peneliti tersebut.



Dijelaskan oleh para ilmuwan Rusia yaitu Igor Yeltsov, bahwa metana mungkin telah bocor dari ‘kilang’ gas alam dan minyak lebih dalam di bawah dasar laut, yang kemudian menciptakan rongga yang akhirnya meledak setelah tekanan terlalu tinggi.

Igor selanjutnya mengemukakan bahwa Ada versi yang menyatakan bahwa segitiga bermuda terjadi akibat dari reaksi gas hydrate. Hydrate itu lalu secara aktif terurai dan mendadak meledak seperti reaksi nuklir, memproduksi gas dengan jumlah besar.

“Inilah yang membuat laut panas dan kapal dan pesawat tenggelam di perairan dan telah bercampur dengan proporsi besar dari gas,” kata ia.

Komentar